Masjid Al-Markaz Al-Islami merupakan salah satu masjid paling megah di Kota Makassar.
Masjid ini didirikan pada tahun 1994 atas prakarsa Jenderal M. Jusuf.
Ide pendiriannya sendiri sebenarnya sudah terlontar sejak tahun 1989
ketika Jenderal M. Jusuf menjadi pimpinan perjalanan haji.
Pembangunannya membutuhkan waktu sekitar dua tahun.
Masjid ini diresmikan penggunaannya pada tahun 1996. Bangunan masjid dikonstruksi menjadi tiga lantai yang dibagi-bagi menjadi ruangan-ruangan untuk kesekretariatan, aula, perpustakaan, pendidikan, koperasi, dan kantor MUI Sulawesi Selatan.
Masjid ini diresmikan penggunaannya pada tahun 1996. Bangunan masjid dikonstruksi menjadi tiga lantai yang dibagi-bagi menjadi ruangan-ruangan untuk kesekretariatan, aula, perpustakaan, pendidikan, koperasi, dan kantor MUI Sulawesi Selatan.
Masjid ini terletak di Jl. Masjid Raya
Makassar,
salah satu sudut Masjid Al-Markaz Al-Islami.
Kemegahan masjid ini semakin lengkap dengan gaya
arsitekturnya yang unik.
Perpaduan antara arsitektur Arab, Gowa, dan Bugis-Makassar.
Bangunannya didominasi wana hijau.
Lantainya terbuat dari batu granit yang semakin menambah
kesan megah
ketika memasuki bangunan
masjid. Lingkungan di sekitar masjid juga cukup asri dan sejuk.
Di berbagai sudut masjid tumbuh pohon-pohon yang
memberikan kesan hijau.
salah satu sudut Masjid Al-Markaz Al-Islami.
Kemegahan masjid ini semakin lengkap dengan gaya
arsitekturnya yang unik.
Perpaduan antara arsitektur Arab, Gowa, dan Bugis-Makassar.
Bangunannya didominasi wana hijau.
Lantainya terbuat dari batu granit yang semakin menambah
kesan megah
ketika memasuki bangunan
masjid. Lingkungan di sekitar masjid juga cukup asri dan sejuk.
Di berbagai sudut masjid tumbuh pohon-pohon yang
memberikan kesan hijau.
Pintu utama Masjid Al-Markaz Al-Islami
Kini masjid ini telah berkembang menjadi
pusat kajian agama Islam terbesar di Indonesia Timur. Namanya pun telah
berubah menjadi Masjid Al-Markaz Al-Islami Jenderal M. Jusuf.
Penambahan nama Jenderal M. Jusuf sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum yang memprakarsai pembangunan masjid ini.
Penambahan nama Jenderal M. Jusuf sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum yang memprakarsai pembangunan masjid ini.
Sumber : http://bocahpetualang.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar